Sewaktu kelas IV SD, Lili pindah ke Sidoarjo jadi Ik Lioe yang banyak mengurusi sampai akhirnya Ik Lioe pindah ke Jakarta. Ik Lioe menyuruh berbicara menggunakan bahasa Indonesia, bukan bahasa Jawa.
Lili dibaptis Katolik tahun 1989, di hari ulang tahun ik Lioe. Sewaktu kuliah di Bogor, ik Lioe masih di Jakarta, jadi Lili beberapa kali menginap di tempatnya. Pernah terapi jus bersama selama seminggu: minum jus wortel ditambah jus buah lain untuk detoksifikasi badan.
Sewaktu Ayoeng dan Lili membuka dealer Sara Lee di tahun 1999, di ruko milik Ik Tjien di Tulungagung, di sebelah Ik Lioe, jadi diurus ik Lioe lagi. Ketika dealer tidak berkembang sesuai yang diharapkan, Lili memutuskan bekerja di Surabaya sehingga sekitar sebulan sekali ke Tulungagung untuk memantau dealer sampai akhirnya ditutup.Setelah menjadi suster Maryknoll, Lili selalu menyempatkan untuk mengunjungi ik Lioe ketika pulang termasuk 2025. Meski sudah tidak membuat lumpia, ik Lioe masih menyediakan lumpia di samping membawakan oleh-oleh.






























































